Waspada! Inilah Penyebab dan Gejala Tipes Pada Anak-Anak

Tipes merupakan infeksi yang kerapkali melanda anak-anak. Bagi anak yang terserang  tipes, gajala yang ditimbulkan antara lain lemas, demam, pusing kepala, diare, hingga badan terasa nyeri. Apabila dibiarkan, kondisi bisa saja sangat parah, pun bisa berpotensi merenggut nyawa.

Penyebab tipes pada anak

Tipes disebut sebagai salah satu infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Umumnya, bakteri ini kerap hinggap di makanan atau minuman, kemudian dikonsumsi oleh anak hingga terserang tipes ini.

Kabar buruknya, tipes disebut sebagai infeksi yang bisa menular melalui kontak fisik. Bakteri dari pengidap, bisa menyebar ke orang lain apabila tidak hati-hati tatkala melakukan kontak fisik.

Di negara berkembang seperti Indonesia, gejala tipes masih banyak dijumpai melanda anak-anak. Hal ini disebabkan makanan yang kerap terkontaminasi dengan bakteri, atau pengaruh tidak higienisnya makanan yang dimakan.

Ciri-ciri dan gejala tipes pada anak

Gejala tipes bisa dibilang variatif, artinya setiap anak bisa saja berbeda. Keluhan atas gejala itu, bisa juga berdurasi waktu yang tidak sama, ada yang mendadak, ada yang dalam hitungan minggu. Bakteri penyebab tipes ini umumnya memerlukan waktu inkubasi hingga 14 hari sebelum akhirnya menyerang pertahanan diri. Dan secara umum, tipes bisa dikenali dengan pola berikut ini.

  • Demam tinggi, suhunya bisa mencapai 39-40 derajat Celsius
  • Sakit kepala dan sakit perut
  • Radang tenggorokan
  • Muncul diare
  • Ruam berupa bintik merah, utamanya area perut

Apabila anda mendapati buah hati anda menunjukan gejala di atas, segera mungkin dibawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya untuk pemeriksaan anak, orang tua akan turut diwawancarai untuk mengetahui kebiasaan, riwayat sakit anak, yang menyebabkan gejala-gejala itu muncul.

Penanganan efektif untuk tipes pada anak

Perlu dipahami bersama, secara umum tipes memerlukan waktu sembuh kurang lebih 3 mingguan, dengan catatan tidak disertai penyakit lainnya. Anak-anak yang terkena tipes tidak harus dirawat opname, orang tua yang mengetahui pola penyembuhannya, bisa merawatnya di rumah, biasanya dokter akan memberikan resep berikut:

Antibiotik

Antibiotik disebut sebagai obat paling efektif dalam menangani infeksi yang disebabkan bakteri, termasuk tipes. Dalam waktu 3 hari, antibiotik akan bekerja maksimal dalam mengurangi gejalanya. Meski gejala sudah berkurang, dokter pasti memberikan anjuran untuk mengkonsumsi antibiotik hingga habis sesuai dosis.

Alasannya, penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan resep dokter justru menyebabkan timbulnya resistensi bakteri.

Paracetamol

Demam yang ditimbulkan akibat infeksi bakteri tipes, bisa diturunkan dengan pemberian paracematol. Akan tetapi, sebagai orang tua bijak, anda perlu berkonsultasi ke dokter terkait pemberian obat penurun panas ini. Pasalnya, mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu bisa jadi tidak diperboleh mengkonsumsi obat paracetamol.

Multivitamin

Agar imutitas tubuh anak bertambah, pastikan anda memberikan asupan multivitamin. Biasanya, tipes memiliki pantangan makan buah-buahan tertentu, misalnya yang memiliki rasa kecut. Maka, untuk mendapatkan multivitamin, tak harus dari buah, anda bisa memberikannya suplemen makanan atau vitamin yang bisa dibeli di apotek.

Penuhi Kebutuhan Cairan

Efek samping diare kerap kali menyertai tipes, itu artinya, diare dapat menyebabkan anak menjadi dehidrasi atau kekurangan cairan. Agar pengobatan berjalan maksimal, orang tua bisa mengupayakan memenuhi kebutuhan cairan anak agar semakin cepat proses penyembuhannya.

Sesudah sang anak sembuh, berikutnya orang tua perlu hati-hati dalam menjaga kesehatan anak, utamanya dari kontaminasi bakteri di makanan agar tidak terjadi hal yang serupa. Selain itu, orang tua bisa membaca artikel kesehatan untuk mencegah tipes yang bisa dibaca melalui situs kesehatan terbaik Halodoc.com.