Kredivo PayLater terkenal dengan banyak kelebihan dan variasi akses kreditnya yang bisa mempermudah beragam transaksi. Belum termasuk limit kreditnya yang cukup besar, bisa sampai Rp 50 juta khususnya untuk tipe akun Premium. Alhasil, nggak heran kalau Kredivo jadi salah satu akses kredit online unggulan yang banyak peminatnya.
Kalau kamu belum punya akses kredit, baik itu kartu kredit bank atau sejenisnya, Kredivo bisa jadi alternatif terbaik. Sebab, proses daftarnya mudah dan berbasis online. Jadi lebih praktis, cepat, dan efisien. Nggak perlu daftar pakai banyak dokumen atau datang langsung ke kantor seperti halnya registrasi kartu kredit bank.
Walau begitu, proses daftar akun Kredivo tetap membutuhkan review dari pihak Kredivo itu sendiri. Ketika daftar akun Kredivo, nggak ada jaminan kalau pendaftaranmu akan disetujui. Makanya, proses pendaftaran itu sendiri sangat penting sebagai penentu apakah bisa lolos atau tidak.
Kalau kamu berencana daftar akun Kredivo, ada 5 hal yang harus kamu perhatikan dan pastikan baik-baik. Dengan begitu, peluang pendaftaran akunmu untuk di approve jadi lebih besar. Yuk, kita bahas di bawah ini:
- Pastikan ketahui bedanya syarat daftar akun Basic dan akun Premium
Kredivo punya dua opsi akun yang bisa kamu pilih saat daftar, yaitu akun Basic dan Premium. Di mana kedua akun ini punya perbedaan syarat pendaftaran. Sebelum memilih salah satunya, pastikan kamu sudah benar-benar memenuhi syaratnya.
Daftar akun Basic, syaratnya paling mudah, yaitu:
- Pendaftar adalah WNI berusia 18 – 60 tahun.
- Sudah bekerja dan punya penghasilan tetap minimal Rp 3 juta per bulan.
- Berdomisili di Indonesia.
Bedanya dengan akun Premium, kamu wajib berdomisili di salah satu wilayah yang menjadi cakupan layanan Kredivo berikut ini:
- Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, Kediri, Tasikmalaya, Tegal, Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Cilegon, Bontang, Tanjung Pinang, Metro, Dumai, Gowa, Maros, Banyuasin, Deli Serdang, Brebes, Karanganyar, Banjarbaru, Karawang, Mojokerto, Sukoharjo, Demak, Klaten, Kendal, Kudus, Banyuwangi, Bitung, Kampar, Minahasa dan Minahasa Utara.
Kalau kamu tinggal di wilayah selain yang disebutkan di atas, lebih baik kamu pilih daftar akun Basic. Memang, limit akun Basic lebih kecil, maksimal sampai Rp 3 juta sementara akun Premium bisa sampai Rp 50 juta. Tapi, kalau dipaksakan untuk daftar akun Premium padahal domisili nggak sesuai syarat, bisa jadi pendaftaranmu malah ditolak.
- Unggah dokumen yang dibutuhkan dengan benar & bisa terbaca hasilnya
KTP dan NPWP adalah dua dokumen utama yang dibutuhkan untuk daftar akun Kredivo. Karena proses daftarnya online, kamu harus memotret kedua dokumen ini dan mengunggahnya ke aplikasi Kredivo saat proses pendaftaran. Nah, saat memotret, pastikan pencahayaannya cukup dan kamera dalam mode stabil. Dengan begitu, hasil foto KTP dan NPWP-nya bisa terang dan mudah terbaca. Jangan sampai foto asal-asalan dan buram, karena ini bisa membuat peluang pendaftaranmu jadi ditolak!
- Jangan gunakan data yang berbeda-beda
Data yang kamu unggah dan isi saat proses pendaftaran aplikasi Kredivo haruslah data asli milikmu sendiri dan konsisten. Dalam artian, nama di identitas semuanya sama dan sesuai dengan datamu sendiri. Jangan gunakan data orang lain atau dokumen yang berbeda-beda identitasnya saat mengisi formulir pendaftaran.
- Pastikan semua instruksi pendaftaran sudah diisi dengan benar
Sebelum submit pendaftaran, cek lagi kolom formulir dan tahapan pendaftaran yang ada di aplikasi Kredivo, apakah semuanya sudah terisi dengan benar? Sebab, jika ada data yang kurang atau terlewat, hal ini bisa memengaruhi persetujuan atau proses review pendaftaranmu.
- Pastikan nomor HP-mu aktif & bisa dihubungi saat proses pendaftaran
Untuk berjaga-jaga, pastikan nomor HP-mu aktif saat sedang daftar akun Kredivo. Selain terhubung ke internet, supaya bisa dapat notifikasi dari aplikasi Kredivo maupun email mengenai status pendaftaran, nomor HP juga sebaiknya bisa dihubungi via telpon kalau-kalau ada proses survei!